<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rdf:RDF
	xmlns="http://purl.org/rss/1.0/"
	xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel rdf:about="http://twnindonesia.info/">
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://twnindonesia.info/</link>
		<image rdf:resource="http://twnindonesia.info//images/M_images/joomla_rss.png" />
	   <dc:date>2010-09-05T17:32:12+01:00</dc:date>
		<items>
			<rdf:Seq>
				<rdf:li rdf:resource="http://twnindonesia.info//content/view/106/40/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://twnindonesia.info//content/view/105/40/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://twnindonesia.info//content/view/104/40/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://twnindonesia.info//content/view/103/40/"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://twnindonesia.info//content/view/102/40/"/>
			</rdf:Seq>
		</items>
	</channel>
	<image rdf:about="http://twnindonesia.info//images/M_images/joomla_rss.png">
		<title>Powered by Joomla!</title>
		<link>http://twnindonesia.info/</link>
		<url>http://twnindonesia.info//images/M_images/joomla_rss.png</url>
	</image>
	<item rdf:about="http://twnindonesia.info//content/view/106/40/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-07-19T07:00:00+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://twnindonesia.info/</dc:source>
		<title>Perundingan teks protokol  pembagian keuntungan akhirnya dimulai</title>
		<link>http://twnindonesia.info//content/view/106/40/</link>
		<description>    [Chee Yoke Ling &amp;ndash; Montreal] Setelah melalui diskusi yang berlarut-larut selama lebih dari lima tahun, Pemerintah-pemerintah dari negara-negara pihak penandatangan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity) akhirnya mulai merundingkan teks draft protokol mengenai Pengaturan Akses dan Pembagian Keuntungan (Access and Benefit Sharing) pada tanggal 10 Juli 2010 , di Montreal-Kanada.   </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://twnindonesia.info//content/view/105/40/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-07-12T15:28:38+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://twnindonesia.info/</dc:source>
		<title>Perlu strategi yang lebih inklusif untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium</title>
		<link>http://twnindonesia.info//content/view/105/40/</link>
		<description>    [Kanaga Raja &amp;ndash; Jenewa] Salah satu hal yang masih menjadi masalah fundamental dalam pencapaian Tujuan-Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals-MDGs) adalah kurangnya strategi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif yang dapat mengintegrasikan dan mendukung ambisi-ambisi Tujuan-Tujuan Pembangunan Milenium untuk &amp;rdquo;pembangunan Umat Manusia&amp;rdquo;, demikian UNCTAD (Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Perdagangan dan Pembangunan - United Nations Conference on Trade and Development) mengatakan dalam kertas kebijakan yang ditulisnya.   </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://twnindonesia.info//content/view/104/40/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-06-25T17:49:36+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://twnindonesia.info/</dc:source>
		<title>Perundingan Iklim: Belum Ada Pertanda Baik </title>
		<link>http://twnindonesia.info//content/view/104/40/</link>
		<description>        [Meena Raman dan Hilary Chiew &amp;ndash; Bonn] Negara berkembang menyatakan kekecewaan dan kritik mereka atas draf teks kesepakatan iklim global yang diajukan pada perundingan iklim di Bonn, pertengahan Juni 2010. Perundingan tersebut dilakukan di bawah Konvensi PBB mengenai Perubahan Iklim (UNFCCC) guna menindaklanjuti Peta Jalan Bali (Bali Roadmap).      </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://twnindonesia.info//content/view/103/40/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-06-25T11:53:06+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://twnindonesia.info/</dc:source>
		<title>Upaya Membunuh Protokol Kyoto Dilanjutkan Negara Maju</title>
		<link>http://twnindonesia.info//content/view/103/40/</link>
		<description>    [Lim Li Lin dan Chee Yoke Ling &amp;ndash; Bonn] Negosiasi target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) untuk negara maju paska 2012 kembali tertunda karena negara maju tetap enggan membuat komitmen tersebut. Sidang selama dua minggu (1-11 Juni 2010) di Bonn, Jerman diwarnai dengan upaya negara berkembang mendorong negara maju yang menjadi anggota Protokol Kyoto untuk membuat komitmen pengurangan emisi sesuai dengan yang disyaratkan oleh data dan informasi ilmah tentang perubahan iklim.   </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://twnindonesia.info//content/view/102/40/">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2010-06-23T15:02:42+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://twnindonesia.info/</dc:source>
		<title>Kekhawatiran akan Konsep Ekonomi Hijau</title>
		<link>http://twnindonesia.info//content/view/102/40/</link>
		<description>      [Chee Yoke Ling dan Saradha Iyer &amp;ndash; New York] Perdebatan mengenai Ekonomi Hijau, mengemuka dalam Pertemuan Persiapan Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pembangunan Berkelanjutan (UN CSD) Mei 2010 lalu. Negara-negara berkembang, seperti Cina dengan tegas menentang proteksionisme dagang yang berdalih perlindungan lingkungan. Bahkan Bolivia menduga, konsep dibalik konsep ekonomi hijau atau green Economy ini merupakan proposal baru bagi komodifikasi dan privatisasi alam&amp;rdquo;. Berikut adalah laporan dari sidang yang diadakan di markas besar PBB di New York.  </description>
	</item>
</rdf:RDF>
