|
HKI & Pembangunan
|
|
Monday, 19 July 2010 |
[Chee Yoke Ling – Montreal] Setelah melalui diskusi yang berlarut-larut selama lebih dari lima tahun, Pemerintah-pemerintah dari negara-negara pihak penandatangan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity) akhirnya mulai merundingkan teks draft protokol mengenai Pengaturan Akses dan Pembagian Keuntungan (Access and Benefit Sharing) pada tanggal 10 Juli 2010 , di Montreal-Kanada. |
|
Read more...
|
|
|
HKI & Akses Atas Obat
|
|
Thursday, 03 June 2010 |
[Kanaga Raja – Jenewa] Lebih dari 45 Organisasi Non Pemerintah (Ornop) telah menyuarakan keperihatian mereka terhadap keterlibatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO – World Health Organization) dalam isu pemalsuan produk obat-obatan. Menurut mereka, program tersebut dapat membatasi akses terhadap obat-obatan yang terjangkau, serta gagal mengatasi maraknya obat-obatan yang mengorbankan kualitas, keselamatan dan kemanjuran obat. |
|
Read more...
|
|
|
HKI & Akses Atas Obat
|
|
Saturday, 24 April 2010 |
|
[Lutfiyah Hanim – Jakarta] Bulan April 2010, menjadi bulan bersejarah bagi Ekuador, karena mengeluarkan kebijakan Lisensi Wajib pertama untuk memproduksi versi generik obat antiretroviral bagi orang yang terinfeksi HIV/AIDS. Ekuador sejak tahun lalu telah mendeklarasikan akan menggunakan aturan internasional yang memperbolehkan penerbitan kebijakan lisensi wajib untuk kepentingan publik. |
|
Read more...
|
|
|
Flu Burung
|
|
Friday, 09 April 2010 |
[Chan Chee Khoon – Malaysia] Pada akhir 2006, pemerintah Indonesia membuat keputusan yang kontroversial yaitu menghentikan pengiriman contoh virus flu burung H5N1 kepada pusat kolaborasi (collaborating centers) Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Penghentian ini digunakan sebagai kekuatan tawar untuk merumuskan mekanisme global yang baru bagi pembagian virus dengan persyaratan yang lebih menguntungkan untuk negara berkembang. |
|
Read more...
|
|
|
HKI & Akses Atas Obat
|
|
Wednesday, 17 March 2010 |
|
[Lutfiyah Hanim – Jakarta] Keprihatinan serius disuarakan oleh para aktivis, kelompok masyarakat sipil dan para pasien atas perundingan pembentukkan perjanjian perdagangan bebas atau sering dikenal sebagai FTA antara Uni Eropa/UE (blok beranggotakan 27 negara) dengan India. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 20 |